Modifikasi Inlet Chute Bunker Unit 1 di PT PLN Indonesia Power

Penulis

  • Egi Gunawan Nusa Putra University
  • Zaid Sulaiman Nusa Putra University
  • M. Arvin Syarifuddin Nusa Putra University

Kata Kunci:

Batu Bara, Inlet Chute, Screen, PE (polyethylene), Vibrator motor

Abstrak

Desain inlet chute bunker merupakan elemen krusial dalam sistem penanganan material pada industri pembangkit listrik. Khususnya di pembangkit listrik tenaga UAP (PLTU). Inlet chute berfungsi sebagai saluran pengarah batu bara dari konveyor menuju pulverizer sebelum masuk ke boiler. Permasalahan utama yang ditemukan pada studi ini adalah terhambatnya aliran batu bara akibat gesekan tinggi dari material pelapis sebelumnya, yaitu pelat carbon HARDOX 450, serta desain geometri chute yang kurang efisien, yang menyebabkan terjadinya penumpukan (clogging) material. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan modifikasi desain inlet chute dengan menambahkan pelapis berbahan polyethylene (PE) yang memiliki koefisien gesek yang rendah, serta pemasangan vibrator motor untuk memberikan getaran mekanis dan memperlancar aliran batu bara. Proses perancangan dilakukan melalui tahapan identifikasi masalah, pengukuran, pemodelan 3D menggunakan Autodesk inventor, dan implementasi desain. Hasil modifikasi menunjukan peningkatan signifikan dalam efisiensi aliran material. Waktu aliran batu bara yang sebelumnya mengalami clogging dalam waktu 20 detik kini berubah menjadi aliran lancar dengan flowrate optimal dalam waktu 3-6 menit. penambahan PE dan vibrator motor terbukti menurunkan gesekan dan menghindari penumpukan material, baik dalam kondisi batu bara kering maupun basah. Modifikasi ini juga memperpanjang umur pakai komponen dan meningkatkan efisiensi operasional.

Unduhan

Diterbitkan

12-08-2025