Pengaruh Filler Alumina terhadap Fiber Kaca dan Fiber Bambu Betung Menggunakan Metode Hand lay-up
Keywords:
Serat Bambu Betung, Serat Kaca, Resin Epoksi, Uji Hardness, Uji DensityAbstract
Komposit diartikan sebagai bahan yang terdiri dari dua atau lebih bahan berbeda yang digabungkan menjadi satu secara mekanis atau kimiawi untuk menghasilkan bahan yang memiliki sifat yang unggul dari bahan aslinya. pemilihan matriks dan serat berpengaruh dalam menentukan sifat pada komposit. pada penelitian ini menggunakan resin epoksi sebagai matriksnya serta serat kaca dan anyaman serat bambu betung sebagai penguat. pada komposit dilakukan secara layer by layer (laminate) menggunakan perlakuan variasi serat kaca dengan kadar 0%, 5%, 10%, dan anyaman serat bambu betung dengan kadar 0% 4%, 6% serta filler serbuk alumina dengan kadar 6%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lapisan pada serat kaca dan anyaman serat bambu betung dengan filler serbuk alumina. Fabrikasi dilakukan dengan metode hand lay-up dengan cetakan karet silicon rubber kemudian dilakukan pengujian kekerasan (hardness) pada komposit dan pengujian densitas (density) bertujuan untuk mengetahui kekerasan dan kepadatan pada material komposit. Hasil dari penelitian menunjukkan pada pengujian kekerasan di dapatkan pada nilai tertinggi dengan variasi resin, bambu dan alumina 86,4 HA sedangkan nilai terendah di dapatkan pada variasi alumina resin 81,4 HA. Pada pengujian densitas nilai tertinggi didapatkan variasi 1,38 g/cm3 sedangkan nilai terendah pada variasi resin kaca 1,21 g/cm3.
