Pengaruh Servis Sepeda Motor Honda BEAT PGM-FI Terhadap Emisi Gas Buang

Authors

  • Pangihutan Ganda Maruli Nusa Putra University
  • Dani Mardiyana Nusa Putra University

Keywords:

Hidrokarbon, Karbon Monoksida, Permen LHK No.8 Tahun 2023, Servis Sepeda Motor Injeksi, Uji Emisi

Abstract


Pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor di Indonesia menjadi penyumbang utama pencemaran udara, terutama melalui emisi gas buang seperti Karbon Monoksida (CO) dan Hidrokarbon (HC). Penelitian ini menganalisis pengaruh servis berkala terhadap emisi gas buang pada sepeda motor injeksi Honda BEAT PGM-FI, dengan fokus pada kadar CO dan HC. Metode yang digunakan adalah ekperimen kuantitatif dengan pengujian sebelum dan sesudah servis menggunakan Exhaust Gas Analyzer (EGA). Hasil menunjukkan penurunan signifikan emisi CO dari rata-rata 0,77% menjadi 0,21%, dan HC dari 332 ppm menjadi 69,3 ppm setelah servis berkala. Penurunan ini mencerminkan peningkatan efisiensi pembakaran, didukung oleh nilai lambda mendekati stoikiometrik (1,394). Servis meliputi penyetelan klep, pembersihan throttle body, penggantian drive belt, sera pembersihan saringan udara dan pemeriksaan pompa bahan bakar. Emisi setelah servis memenuhi baku mutu sesuai PERMEN LHK No.8 Tahun 2023 kategori L. temuan ini menegaskan pentingnya servis berkala sebagai bentuk kepatuhan regulasi dan kontribusi terhadap kualitas udara yang lebih baik.

Published

2025-08-12