Pengaruh Kadar Perendaman Hidrogen Peroksida Pada Komposit Fiber Tebu Epoksi Dengan Metode Hand lay up

Authors

  • Ziad Nur Alif Universitas Nusa Putra
  • Zaid Sulaiman Universitas Nusa Putra

Keywords:

Komposit Serat, Tebu H2O2, Resin Epoksi Uji, Densitas

Abstract

Komposit adalah material yang terbentuk dari dua atau lebih komponen dengan sifat atau struktur yang berbeda, yang digabungkan secara fisik untuk menciptakan material baru dengan sifat yang lebih unggul dibandingkan komponen penyusunnya. Pemilihan matriks dan serat berpengaruh dalam menentukan sifat dari komposit. Pada penelitian ini menggunakan resin epoksi sebagai matriks dan serat Tebu sebagai filler. Perlakuan kimia pada serat tebu menggunakan larutan Hidrogen Peroksida (H2O2). Dengan variasi kadar larutan H2O2 3%, 4%, dan 5% dengan waktu perendaman selama 60 menit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kadar hidrogen peroksia (H2O2) pada komposit serat tebu epoksi. Fabrikasi dilakukan dengan menggunakan metode hand lay-up dengan cetakan yang terbuat dari Silicon Rubber RTV-48 yang kemudian dilakukan pengujian densitas yang bertujuan untuk melihat pengaruh dari H2O2 terhadap kerapatan (densitas) pada komposit. Hasil penelitian menunjukan pada komposit serat tebu tanpa perendaman (0%), densitasnya tercatat sebesar 1,0714 g/cm³. Setelah perendaman serat tebu dengan H₂O₂ 3%, densitas menurun menjadi 1,0506 g/cm³, menunjukkan bahwa konsentrasi ini belum memberikan efek positif terhadap kepadatan komposit. Densitas meningkat secara signifikan pada perendaman dengan konsentrasi 4%, mencapai 1,1287 g/cm³, yang menunjukkan bahwa konsentrasi ini mampu memperbaiki ikatan antara serat dan resin. Namun, pada konsentrasi 5%, densitas kembali menurun menjadi 1,0617 g/cm³.

Published

2024-11-05