Perencanaan Penjadwalan Perawatan Mesin Polo Cup L7/3F Menggunakan Metode Mean Time Between Failure (MTBF) untuk Meningkatkan Keandalan Mesin di PT Indolakto

Authors

  • Ilman Hakim Nusa Putra University
  • Dodi Iwan Sumarno Nusa Putra University
  • Fabrobi Fazlur Ridha Nusa Putra University

Keywords:

MTBF, Preventive Maintenance, Penjadwalan, Perawatan

Abstract

Aktifitas produksi sering mengalami hambatan dikarenakan tidak berfungsinya mesin-mesin produksi yang merupakan komponen utama dalam industri manufaktur serta menyebabkan sering terjadinya breakdown dan downtime yang tinngi pada mesin produksi terutama pada mesin Polo Cup L7/3F. Untuk meminimalisir terjadinya breakdown dan downtime maka perlu adanya sistem penjadwalan perawatan yang baik guna mencegah terjadinya kerusakan mesin. Mean Time Between Failure (MTBF) adalah salah satu metode sebagai acuan untuk menetapkan jadwal perawatan yang efektif. Oleh karena itu, diperlukannya tindakan preventive maintenance agar dapat meningkatkan kinerja dari perusahaan, Dari hasil analisa didapatkan nilai Mean Time Between Failure (MTBF) 2234,4 menit dan Mean Time to Repair (MTTR) 31,55 menit. Perubahan penjadwalan preventive maintenance dapat dilakukan dengan waktu 2 hari sekali untuk aktivitas perawatan mesin Polo Cup l7/3F. Hasil penerapan tindakan preventive maintenance rata-.rata Dengan perubahan penjadwalan ini diharapkan dapat menurunkan jumlah kerusakan sehingga meningkatkan keandalan mesin pada perusahaan
khususnya mesin POLO CUP.

Published

2024-11-05