Pengaruh Media Quenching Aloe Vera Terhadap Kekerasan Golok Produksi Cibatu-Sukabum

Authors

  • Rusman Hermawan Nusa Putra University
  • Fabrobi Fazlur Ridha Nusa Putra University

Keywords:

Aloe vera, Heat treatment tradisional, Quenching golok, Pandai besi Cibatu

Abstract

Desa cibatu merupakan desa yang terletak di Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi. Masyarakat Desa Cibatu sebagian bekerja sebagai pandai besi, dalam proses pembuatannya masih mengunakan alat dan cara tradisional. Proses tradisional adalah pada proses perlakuan panas terutama pada penempaan dan quenching. Proses quenching tradisional mengunakan oli dengan alasan mempunyai cooling rate yang sesuai. Padahal pengunaan oli sebagai media quenching tidak ramah lingkungan, diperlukan media quenching yang lebih ramah lingkungan yang hampir sama dengan oli. Aloe vera dapat digunakan karena mempunyai sifat yang hampir sama dengan oli terutama pada cooling rate. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aloe vera terhadap kekerasan. Penelitian ini dilakukan di Desa Cibatu Kecamatan Cisaat Kab-Sukabumi dan untuk proses pengujian kekerasan  dilakukan  di  Balai  Besar  Logam dan Mesin.  Hasil pengujian kekerasan nilai rata-rata kekerasan paling kecil 21.60 HRC sampel tanpa perlakuan, diikuti nilai sampel golok quenching oli 34,67 HRC dan nilai kekerasan tertinggi terdapat pada sampel golok quenching aloe vera dengan nilai kekerasan 43,56. Kesimpulan golok tradisional produksi Cibatu dengan media quenching oli mempunyai nilai kekerasan lebih yaitu 34,67 HRC sedangkan golok dengan media quenching aloe vera 43,56 HRC.

Published

2024-02-19