Pengaruh Variasi Nozzle Temperature dan Print Speed Terhadap Densitas Pada Produk 3D Printing Filamen TPU 95A
Kata Kunci:
3D Printing, Nozzle Temperature, Print Speed, Densitas, TPU 95AAbstrak
Perkembangan teknologi manufaktur aditif, khususnya 3D printing dengan metode Fused Deposition Modeling (FDM), telah membuka peluang besar dalam pembuatan produk berbahan fleksibel seperti Thermoplastic Polyurethane (TPU). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi nozzle temperature dan print speed terhadap densitas produk cetakan 3D berbahan TPU-95A. Metode yang digunakan adalah eksperimental, dengan kombinasi enam variasi parameter proses, serta pengujian densitas berdasarkan prinsip Archimedes sesuai standar ASTM D792. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kombinasi nozzle temperature 230°C dan print speed 70 mm/s menghasilkan densitas tertinggi, yaitu 1,133 g/cm³, sedangkan kombinasi nozzle temperature 230°C dan print speed 90 mm/s menghasilkan densitas terendah, yaitu 1,083 g/cm³. Peningkatan print speed cenderung menurunkan densitas akibat berkurangnya waktu leleh dan penyatuan antar lapisan, sementara suhu nozzle yang terlalu tinggi dapat menyebabkan deformasi jika tidak diimbangi dengan kecepatan cetak yang sesuai. Temuan ini menunjukkan bahwa pengaturan parameter proses pencetakan yang tepat sangat penting untuk meningkatkan kepadatan dan kualitas struktur hasil cetakan berbahan fleksibel.
