Potensi Bunga Setaman sebagai Inhibitor Korosi Ramah Lingkungan Media Baja API 5L pada Lingkungan 3,5 WT% NaCl
Kata Kunci:
Bunga, Kenanga, Kamboja, Mawar, Inhibitor, KorosiAbstrak
Dalam budaya di tanah Jawa, sering ditemui proses yang namanya jamasan pusaka. Tradisi ini sendiri merupakan tradisi rutin yang dilakukan setiap pergantian tahun baru Hijriyah atau ketika malam satu suro. Isi dari kegiatan ini adalah memandikan keris maupun pusaka- pusaka lainnya menggunakan air yang dicampurkan dengan bunga-bungaan, seperti bunga kanthil (Michelia alba), melati (Jasminum sambac), mawar merah (Rosa spp), mawar putih (Rosa alba), dan kenanga (Cananga odorata). Proses memandikan pusaka ini ketika dilihat dari sisi mistisme, dilakukan untuk mengisi kembali energi dari pusaka tersebut. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekstrak dari bunga mawar putih, bunga kenanga, bunga kamboja, dan bunga silang mawar merah putih apakah dapat menghambat reaksi korosi, untuk mengetahui mekanisme proteksi inhibitor dari ekstrak dari bunga mawar putih, bunga kenanga, bunga kamboja, dan bunga silang mawar merah putih. dan juga untuk mengetahui efisiensi inhibitor dari ekstrak bunga tersebut. Uji korosis yang dilakukan secara perendaman 24 jam. Uji korosi ini dilakukan dengan menggunakan larutan 3,5 wt% NaCl. Dilakukan variasi larutan yaitu larutan korosi plus ekstrak inhibitor bunga dan tanpa ekstrak inhibitor.
