Pengaruh Kadar Perendaman Kalium Permanganat terhadap Kekuatan Komposit Fiber Bambu Betung dengan Metode Hand Lay Up

Penulis

  • Verlian Nusa Putra University
  • Zaid Sulaiman Nusa Putra University

Kata Kunci:

Komposit, Bambu betung, KMnO4, Uji Bending, Uji Desitas

Abstrak

Komposit diartikan sebagai suatu material yang terdiri dari dua komponen atau lebih yang mempunyai sifat atau struktur yang tidak sama yang dicampur secara fisik menjadi satu untuk menghasilkan material yang baru untuk memiliki sifat unggul dari material pembentuknya. Pemilihan matriks dan serat berpengaruh dalam menentukan sifat dari komposit. Pada penelitian ini menggunakan resin epoxy sebagai matriks dan serat Bambu Betung sebagai filler. Perlakuan alkalisasi pada serat Bambu Betung dengan menggunakan larutan KMnO4. Dengan variasi kadar larutan KMnO4 3%, 5%, dan 7% dengan waktu perendaman 15 menit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kadar dan waktu perendaman pada komposit serat bambu epoxy Fabrikasi dilakukan dengan cara hand lay up dengan cetakan karet silikon yang kemudian dilakukan pengujian kekuatan tekuk (bending) pada komposit dan pengujian desitas (density) bertujuan untuk melihat nilai kerapatan dari komposit. Hasil penelitian menunjukkan nilai densitas tertinggi, terdapat pada variasi kadar 7% KMnO4 masing-masing yakni 1,1585 g/cm3. Serta, dari hasil pengujian bending pada kadar perendaman, menunjukkan nilai modulus elastisitas tertinggi ada pada pencampuran KMnO4  5% yaitu 2595,16 MPa, kekuatan bending ada pada variasi tanpa perlakuan KMnO4 (0%) yaitu 67,61 MPa.

Unduhan

Diterbitkan

19-02-2024

Terbitan

Bagian

Articles